Senin 13 April 2026
Wanita Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • WARTA
  • WISATA
  • TEKNOLOGI
  • GAYA HIDUP
  • TIPS
  • PARENTING
  • WANITA HEBAT
  • RESEP
  • INDEX
No Result
View All Result
Wanita Indonesia
  • HOME
  • WARTA
  • WISATA
  • TEKNOLOGI
  • GAYA HIDUP
  • TIPS
  • PARENTING
  • WANITA HEBAT
  • RESEP
  • INDEX
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Morning News
Home GAYA HIDUP

Mengintip 10 Tren Interior Hunian 2022

redaksi by redaksi
Oktober 14, 2021
0
Mengintip 10 Tren Interior Hunian 2022

READ ALSO

Didepan 300 Mahasiswa, Unilever Indonesia : Tolerance is Key

Di Mommy and Me 2022 Ada Stroller Magicfold dan Bonikka !

wanitaindonesia.co – Work from home yang sudah kita jalani selama lebih dari setahun ini membawa perubahan besar. Mendadak, rumah menjadi pusat segala aktivitas anggota keluarga. Rumah sebagai kantor, sebagai sekolah, sekaligus pusat sosialisasi yang berlangsung sepenuhnya online. Tidak semua rumah tinggal siap dengan perubahan cepat ini. Salah satu masterclass dalam acara Indonesian Women’s Forum (IWF) 2021 yang berlangsung pada Rabu (29/09/2021) mengulas seputar Home Living Trend 2022. Bagaimana tren penataan rumah di tahun mendatang? Ilona Cecilia Budiman, alumni Wajah Femina 2012 bertindak menjadi moderator dalam sesi yang menghadirkan dua pembicara keren ini, Erina Wiyono, Dosen Desainer Interior dan Fifa Italia, Home Living Senior Category Lead Tokopedia. 

Sejak pandemi, Fifa Italia mengatakan, kategori produk rumah di marketplace Tokopedia mengalami pertumbuhan penjualan yang signifikan, sebanyak dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ia melihat, fenomena ini menunjukkan, orang semakin rajin menghias rumah. Banyak orang yang concern untuk membuat rumahnya menjadi lebih nyaman. Cara pandang terhadap rumah dan interiornya telah mengalami pergeseran. “Orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, bukan lagi sebagai tempat istirahat, tapi juga bekerja, bersosialisasi, dan bersantai,” ungkap Fifa.

Indonesian Women's Forum 2021

Penataan rumah menjadi hal penting untuk membuat kita betah di rumah, mendukung produktivitas, dan bebas stres. Berikut 10 tren yang mulai tampak saat ini dan akan bertahan di tahun mendatang, antara lain:

Warna

Tren pertama adalah warna. “Warna netral akan mendominasi. Warna ini kelebihannya mudah dipadu padan dengan segala pilihan warna,” jelas Erina Wiyono. Ia memberi contoh, warna beige. Selama ini, beige terkesan kuno, tapi ketika dikombinasikan dengan penempatan furnitur tertentu bisa mengeluarkan kesan hangat dan dingin. Warna netral, kata Erina, juga bisa dipadukan dengan warna lain akan menghasilkan aksen dan mood yang diinginkan.

Bentuk furnitur

Furnitur juga mengenal tren. Furnitur dengan bentuk bulat-bulat yang pernah tren dulu, akan kembali menjadi tren di tahun 2022. Perabotan bulat tanpa sudut akan menjadikan rumah tampak elegan dan classy.

Terinspirasi dari alam

Interior yang menggunakan bahan alami akan semakin diminati. Bahan seperti batu alam, bambu, kayu, memberikan ketenangan, kesan cozy, dan homey.

Home office

Area belajar dan bekerja masih akan menjadi titik sentral aktivitas di rumah. Lokasinya bisa ditempatkan di ruang keluarga atau kamar yang dikhususkan untuk home office. Ruang kerja yang tidak permanen seperti di sofa atau meja makan terlihat mudah, akan tetapi bila dilakukan secara rutin, dapat mengganggu kenyamanan. “Area tidak perlu luas, cukup siapkan fasilitas yang nyaman untuk bekerja paling tidak 8 jam. Usahakan di ruangan tersebut cukup pencahayaan dan sirkulasi udara baik,” saran Erina.

Pentingnya desain jendela

Sinar matahari adalah sebuah prasyarat penting untuk kenyamanan hunian. Erina mengingatkan,desain jendela yang besar, membutuhkan pengaturan furnitur yang praktis dan terorganisir. “Pencahayaan alami sangat penting karena bisa memengaruhi kinerja. Jendela luas juga memberikan jarak pandang yang luas, yang bisa memantik inspirasi.” Selain itu, jendela juga bisa memberi kesan luas pada ruangan atau lahan yang sempit.

Arrangement it’s an art

Unsur dekoratif bisa menampilkan kesan tersendiri pada sebuah rumah sehingga ruangan itu tidak terasa kosong. Aksesori dan pernak-pernik membantu dekorasi dalam ruangan. Yang harus diingat, saran Erina, jangan sekadar belanja menumpuk barang. “Lakukanlah penataan ulang terhadap pajangan secara berkala. Kita bisa dengan mudah mengganti suasana hanya dengan mengubah pajangan. Sebaiknya jumlahnya juga diatur, tidak meletakkan barang secara berlebihan.”

Ventilasi yang baik

Biasanya jendela besar menjadikan suhu ruangan panas. Hal ini bisa disiasati dengan menanam pohon besar di luar sehingga memberi keteduhan dan sedikit mengurangi sinar matahari yang masuk dalam ruangan tersebut. “Mintalah pada arsitek untuk membuat jendela dengan bukaan besar dengan arah yang tepat. Terapkan ventilasi silang. Udara masuk dari kanan keluar kiri. Cara lainnya, buat ceiling atau langit-langit tinggi. Pemilihan bentuk atap berpengaruh terjadap sirkulasi udara. Semakin banyak udara yang masuk, membuat udara di dalam ruangan menjadi segar.”

Indoor garden

Hijau-hijau di dalam rumah menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Rumah jadi tampak asri, cantik, dan menenangkan. Namun demikian, kebun di dalam rumah butuh perawatan telaten. Tanaman perlu sesekali dikeluarkan untuk mendapat siraman sinar matahari dan air. Usaha dan sedikit keribetan ini sebanding kok dengan kenyamanan yang diperoleh. Hal senada disampaikan oleh Fifa, sejak tahun lalu produk kategori taman mengalami peningkatan pembelian. “Tiba-tiba banyak pecinta tanaman. Yang tadinya tidak familiar, tiba-tiba trending, dari tanaman, media tanam, pupuk, bibit, dan sebagainya,” jelas Fifa, yang mengatakan, setiap hari ada kampanye promosi produk rumah tangga di Tokopedia dengan penawaran menarik, bertajuk Home Living Celebration.

Minimalis, simpel, multifungsi

Menurut Fifa, perabotan yang mengusung konsep minimalis dan fungsionalitas, menjadi salah satu yang banyak dicari di Tokopedia. Produk multifungsi, kata Fifa, selain lebih murah dan hemat pengeluaran, juga lebih menghemat space. Buat mereka yang tinggal di perkotaan dan biasanya punya space terbatas, produk ini bisa menjadi solusi. Contoh produk interior yang multifungsi, meja makan yang bisa dilipat. Tempat tidur yang di bawahnya bisa menjadi storage, dan sebagainya.

Interior dari material sustainable dan ramah lingkungan

Buat konsumen yang sadar lingkungan, harga bukan lagi satu-satunya pertimbangan. Fifa mengamati, konsumen juga membandingkan kualitas dan buatan lokal. Banyak yang mulai melirik furnitur lokal yang sekarang kualitasnya juga tidak kalah bagus dengan produk impor. (f)

Tags: interior

Related Posts

Didepan 300 Mahasiswa, Unilever Indonesia : Tolerance is Key
GAYA HIDUP

Didepan 300 Mahasiswa, Unilever Indonesia : Tolerance is Key

Juli 2, 2022
Di Mommy and Me 2022 Ada Stroller Magicfold dan Bonikka !
GAYA HIDUP

Di Mommy and Me 2022 Ada Stroller Magicfold dan Bonikka !

Juli 2, 2022
Mommy N Me Dibuka hari ini
GAYA HIDUP

Mommy N Me Dibuka hari ini

Juli 2, 2022
Cara Gampang Mengungkapkan Perasaan Kepada Wanita Yang Kamu Sukai
GAYA HIDUP

Cara Gampang Mengungkapkan Perasaan Kepada Wanita Yang Kamu Sukai

Juli 2, 2022
Tanda Wanita Yang Memendam Perasaan Cinta
GAYA HIDUP

Tanda Wanita Yang Memendam Perasaan Cinta

Juli 2, 2022
Hal Yang Membuat Hati Wanita Menjadi Sakit Hati
GAYA HIDUP

Hal Yang Membuat Hati Wanita Menjadi Sakit Hati

Juli 2, 2022
Next Post
Mau Jadi Selebgram? Sekilas Menyenangkan, Padahal Banyak Pelecehan dan Makian

Mau Jadi Selebgram? Sekilas Menyenangkan, Padahal Banyak Pelecehan dan Makian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Apakah Ada Khasiat Mandi Bersama Anak

Apakah Ada Khasiat Mandi Bersama Anak

Desember 23, 2021
Resep Makanan Dimusim Hujan Agar Badan Hangat

Tips Makanan Mencegah Penuaan Diri Diusia Tua

April 27, 2022
Deretan Idol K-Pop Siap Comeback di Bulan September

Deretan Idol K-Pop Siap Comeback di Bulan September

September 7, 2021

Why the next 10 years of hot songs will smash the last 10

Desember 19, 2015
Pilihan Aplikasi Karaoke Terbaik yang Mampu Bikin Kamu Rileks

Pilihan Aplikasi Karaoke Terbaik yang Mampu Bikin Kamu Rileks

Oktober 20, 2021

EDITOR'S PICK

BESS, Teknologi Terkini Dalam Menangani Nyeri Tulang Belakang Jakarta, 10 September 2021 – Ruas tulang belakang yang tersusun dari leher hingga bokong, berfungsi untuk menjaga postur tubuh tetap tegak dan menopang bobot tubuh baik saat bekerja maupun beristirahat. Ruas tulang belakang area lumbal (pinggang) dan servikal (leher) sangat rentan cedera atau mengalami masalah karena area ini berfungsi menahan beban dan terlibat dalam beragam gerakan seperti menekuk, memuntir. Nyeri tulang belakang penyebabnya cukup banyak antara lain ketegangan otot atau keseleo hingga ada masalah pada ruas tulang belakang yang salah satunya adalah penyakit degeneratif tulang belakang. “Beberapa penyakit degeneratif yang bisa terjadi di ruas tulang belakanga adalah penyempitan rongga tulang belakang (stenosis spinal), hernia nukleus pulposus, osteoartritis, dan sendi facet yang menebal,” papar Dr. Mustaqim Prasetya, SpBS. Semua proses degeneratif pada tulang belakang itu dapat menyebabkan nyeri berkepanjangan yang juga disertai kebas, kesemutan hingga sulit menggerakkan kaki atau tangan. Nyeri bisa timbul saat beraktivitas atau dalam posisi tertentu. Selain itu, nyeri juga bisa disebabkan oleh cedera baik kecelakaan atau olahraga, penggunaan yang berlebihan, postur tubuh yang buruk, dan obesitas atau kelebihan berat badan. Mengenai penanganannya, dokter spesialis bedah saraf ini menjelaskan, untuk memastikan penyebab dan penanganannya, dokter perlu mengevaluasi dengan melakukan pemeriksaan fisik yang komprehensif dan pemeriksaan penunjang seperti rontgen, MRI, CT Scan. BESS, Jauh Lebih Unggul Daripada Endoskopi Konvensional Hadir sebagai pembicara kedua adalah Dr. Danu Rolian, SpBS yang memaparkan teknologi Biportal Endoscopic Spinal Surgery atau BESS. “BESS ini merupakan teknologi terdepan atau generasi terbaru dalam dunia minimally invasive surgery yang jauh lebih unggul dan efektif dalam mengatasi keluhan pada tulang belakang,” lanjut Dr. Danu. Seperti namanya biportal, yang berarti dua portal (pintu masuk). Satu untuk kamera dan yang satu lagi untuk alat atau probe. “Jadi sederhananya BESS ini adalah bedah invasif minimal, bukan bedah terbuka. Portal pertama untuk ‘melihat’ dan portal kedua memudahkan dokter ‘bekerja’ mengatasi masalah yang ada di tulang belakang. Hal ini menguntungkan dokter dan pasien.” Dengan dua ‘pintu’ ini membuat lapang pandang dokter menjadi lebih luas dan dapat mengakses lokasi tulang belakang lebih leluasa dari berbagai sisi. “Manfaat pada pasien, proses pemulihannya lebih cepat, dan masalah nyeri pada tulang belakang cepat teratasi,” paparnya lebih lanjut. BESS ini tidak hanya memperbaiki kondisi bantalan tulang (diskus) tetapi juga dapat melakukan beberapa tindakan sekaligus, yakni: - Dekompresi (mengurangi atau melepaskan tekanan yang berlebihan, terutama pada kondisi saraf kejepit) - Mengatasi taji tulang (bone spur) dan penebalan sendi facet - Memasang implan pada ruas tulang belakang - Dapat meredam perdarahan bila terjadi - Mengatasi penebalan jaringan yang kemungkinan menjepit saraf BESS ini tak hanya dapat mengatasi hernia nukleus pulposus (HNP), tetapi juga dapat membantu mengatasi stenosis spinal, proses degeneratif tulang belakang, dan masalah lainnya yang berkaitan dengan ruas bantalan tulang belakang. “Dibandingkan dengan teknologi endoskopi PELD sebelumnya, BESS ini lebih efektif dan unggul untuk mengatasi saraf terjepit karena jangkauannya lebih luas sehingga bisa memperbaiki kondisi ruas tulang belakang.” Dokter Spesialis Bedah Saraf Menyambut Baik BESS Kalangan spesialis bedah saraf menyambut baik hadirnya teknologi BESS di Indonesia terutama dalam kalangan dokter spesialis bedah saraf. “Kami senang juga sebuah klinik seperti DR Indrajana sudah dapat mengoperasikan teknologi ini karena memiliki dokter yang ahli. Klinik ini termasuk dalam 3 besar fasilitas kesehatan di Indonesia yang sudah menggunakan teknologi ini,” jelas DR. Dr. Wawan Mulyawan, SpBS, SPKP. Selanjutnya Ketua INPS (Indonesian Neurosurgical Pain Society) ini untuk menyebarluaskan keunggulan BESS ini, kami juga berencana untuk melakukan pelatihan teknologi ini yang jauh lebih unggul dibandingkan dengan endoskopi tulang belakang sebelumnya. Testimoni Pasien Bapak Hamdani mengalami nyeri pinggul yang menjalar hingga jari-jari kaki. Sudah melakukan fisioterapi, nyeri ini tak kunjung hilang. Aktivitas harian juga sudah mulai terganggu, misalnya saat sholat, atau jalan jauh sedikit nyeri pun datang. Akhirnya nyeri ini membawa pak Hamdani ke Klinik Nyeri DR. Indrajana dan berkonsultasi dengan Dr. Mustaqim Prasetya, SpBS. Sesuai dengan hasil MRI, mengindikasikan adanya jepitan saraf pada tulang belakang. Untuk itu, jepitan tersebut berhasil dihilangkan dengan teknologi BESS. “Alhamdulillah, nyeri sudah banyak berkurang dan bisa kembali beraktivitas dan beribadah tanpa nyeri lagi,” ungkap bapak Hamdani yang genap berusia 54 tahun ini.

BESS, Teknologi Terkini Dalam Menangani Nyeri Tulang Belakang

September 10, 2021
Resep Pempek Panggang, Bikin Nagih

Resep Pempek Panggang, Bikin Nagih

Desember 15, 2021
Nikmatnya Baso Sayur

Nikmatnya Baso Sayur

September 17, 2021

Luncurkan Seri Baru, Garmin Dukung Pengguna Tingkatkan Kualitas Hidup

September 24, 2021
Wanita Indonesia

@ 2022 WANITAINDONESIA.CO

Menu

  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • WISATA
  • TEKNOLOGI
  • GAYA HIDUP
  • TIPS
  • PARENTING
  • WANITA HEBAT
  • RESEP
  • INDEX

@ 2022 WANITAINDONESIA.CO