Selasa 17 Maret 2026
Wanita Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • WARTA
  • WISATA
  • TEKNOLOGI
  • GAYA HIDUP
  • TIPS
  • PARENTING
  • WANITA HEBAT
  • RESEP
  • INDEX
No Result
View All Result
Wanita Indonesia
  • HOME
  • WARTA
  • WISATA
  • TEKNOLOGI
  • GAYA HIDUP
  • TIPS
  • PARENTING
  • WANITA HEBAT
  • RESEP
  • INDEX
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Morning News
Home WISATA

Sulitnya Jadi Korban Kehamilan Tak Diinginkan: Film “Telur Setengah Matang”

redaksi by redaksi
September 23, 2021
0
Kami Kehilangan Care GSulitnya Jadi Korban Kehamilan Tak Diinginkan: Film “Telur Setengah Matang”iver Selamanya: Perempuan Disable Netra Di Tengah Pandemi

READ ALSO

Mommy N Me Dibuka hari ini

Green Hajj Apps: Panduan Haji dan Umrah Ramah Lingkungan

wanitaindonesia.co – Film ‘Telur Setengah Matang” bercerita tentang kehamilan tak diinginkan yang mengorbankan perempuan. Ditambah lagi sulitnya memilih untuk melakukan aborsi aman

Sebuah judul film 16 menit besutan sutradara Reni Apriliani tetiba menarik perhatian saya: “Telur Setengah Matang”. Cukup lucu judulnya. Tapi tak sekadar itu, film itu ternyata mengungkap kisah getir sekaligus problematik atas minimnya akses kesehatan reproduksi bagi perempuan.

Film itu dipentaskan di sebuah program pemutaran film bertajuk Menonton Film, Merawat Harapan, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Film dan Televisi bersama kelompok PKK Gedawang, Kota Semarang, pada 13 Juni 2021 lalu.

Nisa (Lia Nur Vita), tokoh sentral yang jadi pusat perhatian dalam film ini. Seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP. Dia mengalami kehamilan yang tidak diinginkan. Kaget dan tak siap: Nisa berniat untuk melakukan aborsi. Namun, akses kesehatan reproduksi yang minim menjadikan Nisa kesulitan melancarkan niatnya.

Perkara aborsi juga masih menjadi hal tabu di kalangan masyarakat. Stigma negatif sebagai tindakan kriminal hingga melanggar norma agama dilekatkan pada perempuan. Sementara, upaya untuk memperoleh keadilan dari negara dalam mendapat akses aborsi yang aman dan legal pun masih menjadi ‘jalan terjal’ di Indonesia.

Aborsi di Indonesia hanya bisa dilakukan, bila ada indikasi medis pada keadaan darurat yang membahayakan ibu hamil dan janin. Lalu, bagaimana dengan kasus yang dialami oleh Nisa yang tidak siap hamil?

Walaupun secara biologis Nisa telah siap untuk hamil, tetapi kematangan organ reproduksi itu tidak beriringan dengan kesiapan sosial dan psikologisnya. Seperti judulnya, telur diibaratkan sebagai sosok Nisa dan kuning telur yang setengah matang merupakan psikis Nisa yang belum siap hamil. Jika bukan dengan aborsi, apakah menikah bisa jadi ‘jalan keluar’ atas stigma negatif sebuah kehamilan yang tidak diinginkan?

Kegelisahan Nisa membuncah, kala dia tidak memperoleh pertanggungjawaban dari pacarnya. Nisa pun harus mengalami hal buruk lainnya, dia dikeluarkan dari sekolah. Seperti kebanyakan kasus yang dialami Nisa, pihak perempuanlah yang lebih dirugikan dibanding laki-laki. Dia menanggung pula beban berat: hamil sekaligus terstigma negatif di tengah masyarakat.

Mengetahui anaknya hamil, ayah Nisa (diperankan Triadi Hamung) dengan sabar membantu Nisa untuk mencari solusi. Sang ayah menghormati pilihan Nisa untuk menggugurkan kandungan alasan demi kebahagiaan.

Bagian paling menggetarkan adalah ketika Ayah Nisa mengayuh sepeda tua bersama putrinya untuk mencari-cari klinik yang menyediakan layanan aborsi. Jalan yang panjang berliku yang ditampilkan dalam film, seolah menggambarkan sulitnya mengakses layanan aborsi yang aman bagi kalangan menengah ke bawah di Indonesia ini.

Namun Nisa dan sang ayah rupanya tak bisa juga menemukan layanan kesehatan untuk aborsi. Lengkap sudah, perjuangan tak mudah yang harus ditempuh bagi perempuan dalam mendapatkan keadilan atas hak-hak reproduksinya.

Kisah Nisa memberi potret bagaimana pelayanan kesehatan yang ada di Indonesia belum mampu menghadirkan informasi kesehatan reproduksi perempuan. Padahal setiap perempuan memiliki kebebasan dalam mengambil keputusan pribadi. Sayang, hal tersebut tidak sejalan dengan hak-hak asasi manusia, khususnya perempuan.

Film garapan Rani Apriliana tak sekadar menceritakan kehamilan yang tak diinginkan, tetapi juga menggambarkan sistem hukum dalam penanganan kasus hak-hak reproduksi perempuan. Telur Setengah Matang menyadarkan kita, bahwa layanan kesehatan bagi perempuan belum sepenuhnya terpenuhi. Apalagi membahas persoalan layanan praktek aborsi.

Di samping itu, film ini juga ingin menyorot akses informasi edukasi seksualitas dan kesehatan reproduksi yang masih minim di dunia pendidikan karena masih dianggap sebagai hal yang sensitif. Ini ditunjukkan dari peran pendukung yang berasal dari lingkaran pertemanan Nisa, yang ternyata tidak banyak mengetahui soal hubungan antara laki-laki dan perempuan.

Tags: filmtelur setengah matang

Related Posts

Mommy N Me Dibuka hari ini
GAYA HIDUP

Mommy N Me Dibuka hari ini

Juli 2, 2022
Green Hajj Apps: Panduan Haji dan Umrah Ramah Lingkungan
WARTA

Green Hajj Apps: Panduan Haji dan Umrah Ramah Lingkungan

Juni 30, 2022
Yuk Liburan Ke Danau Habema
WISATA

Yuk Liburan Ke Danau Habema

Juni 29, 2022
Ayo Berlibur Ke Taman Nasional Lorentz Saat Libur Kerja
WISATA

Ayo Berlibur Ke Taman Nasional Lorentz Saat Libur Kerja

Juni 29, 2022
Yuk Liburan Ke Raja Ampat Sambil Nikmati Pemandangannya
WISATA

Yuk Liburan Ke Raja Ampat Sambil Nikmati Pemandangannya

Juni 29, 2022
Yukk Kepoin Taman Alun-Alun Kota Bekasi Ada Apa Saja
WISATA

Yukk Kepoin Taman Alun-Alun Kota Bekasi Ada Apa Saja

Juni 27, 2022
Next Post
Setumpuk Pekerjaan Tiap Hari, Minta Cuti Seperti Hal Mewah Bagi PRT

Setumpuk Pekerjaan Tiap Hari, Minta Cuti Seperti Hal Mewah Bagi PRT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Apakah Ada Khasiat Mandi Bersama Anak

Apakah Ada Khasiat Mandi Bersama Anak

Desember 23, 2021
Resep Makanan Dimusim Hujan Agar Badan Hangat

Tips Makanan Mencegah Penuaan Diri Diusia Tua

April 27, 2022
Deretan Idol K-Pop Siap Comeback di Bulan September

Deretan Idol K-Pop Siap Comeback di Bulan September

September 7, 2021

Why the next 10 years of hot songs will smash the last 10

Desember 19, 2015
Pilihan Aplikasi Karaoke Terbaik yang Mampu Bikin Kamu Rileks

Pilihan Aplikasi Karaoke Terbaik yang Mampu Bikin Kamu Rileks

Oktober 20, 2021

EDITOR'S PICK

Samsung Galaxy A03 Cuma Sejutaan

Samsung Galaxy A03 Cuma Sejutaan

Januari 20, 2022
PT KAI Proyek LRT Jabodetabek Targetkan Agustus 2022 Sudah Beroperasi

PT KAI Proyek LRT Jabodetabek Targetkan Agustus 2022 Sudah Beroperasi

Januari 21, 2022
Resep Roti Goreng Vla Keju, Enak Dan Bikin Ketagihan

Resep Roti Goreng Vla Keju, Enak Dan Bikin Ketagihan

April 2, 2022
Jalan-jalan Yukk Ke Pantai Krui Dijamin Bikin Nagih Suasana Pantainya

Jalan-jalan Yukk Ke Pantai Krui Dijamin Bikin Nagih Suasana Pantainya

Juni 1, 2022
Wanita Indonesia

@ 2022 WANITAINDONESIA.CO

Menu

  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • WISATA
  • TEKNOLOGI
  • GAYA HIDUP
  • TIPS
  • PARENTING
  • WANITA HEBAT
  • RESEP
  • INDEX

@ 2022 WANITAINDONESIA.CO